Target Penjualan Otomotif 2008 Meleset
Selasa, 14 Oktober 2008 | 17:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta :Terimbas krisis ekonomi global, jumlah penjualan kendaraan bermotor tahun ini diperkirakan tidak dapat memenuhi target 600 ribu unit.
"Sepertinya penjualan akan mentok di angka 580 ribu," kata Freddy A. Sutrisno, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Selasa (14/10) sore ini dalam diskusi mengenai dampak krisis ekonomi global di kantor Majalah Tempo, Jalan Proklamasi, Jakarta.
Penurunan itu antara lain disebabkan oleh perusahaan pembiayaan (leasing) yang makin berhati-hati menyeleksi calon kliennya.
Freddy menyatakan, selisih angka 20 ribu dari target sebetulnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan. "Untuk orang Indonesia, kendaraan bermotor seperti kosmetik, sudah jadi kebutuhan," ujarnya sambil tersenyum.
Ia mengakui, tahun depan keadaan mungkin akan memburuk. "Kalau bisa menjual 580 ribu seperti tahun ini, itu sudah untung." Ia meramalkan tahun 2009 hanya akan ada 550 ribu unit yang laku di pasar.
Namun jika terjadi penurunan, al itu masih jauh lebih baik dibanding saat krisis moneter 1998. Pada 1997 penjualan masih 387 ribu unit kendaraan. Sedangkan pada 1998 penjualan hanya mencapai 58 ribu unit.
Menurutnya, yang perlu dikhawatirkan adalah penjualan truk dan alat berat yang diprediksi akan menurun tajam. Padahal kelancaran sektor industri, termasuk pertambangan dan pertanian, ditentukan pula oleh truk dan alat berat yang digunakan. "Kalau saya jadi pemerintah, saya akan support leasing-nya,"
Bunga Manggiasih
Topik :




Komentar Anda :