Bursa Saham
Bursa di Asia Dibuka Melemah Lagi
Rabu, 15 Oktober 2008 | 09:54 WIB
TEMPO Interaktif, Seoul: Setelah sempat pulih kemarin, hari ini bursa saham di beberapa negara Asia melemah lagi.
Indeks MSCI Asia Pasifik turun 1,3 persen ke 95,37 pukul 10.25 waktu Tokyo. Indeks MSCI sudah anjlok 40 persen tahun ini, karena kekhawatiran pasar kredit macet sektor perumahan di Amerika Serikat bakal memicu resesi ekonomi global.
Semua indeks harga saham yang menjadi patokan pada pembukaan perdagangan pagi ini jatuh. Nikkei 225 Stock Average turun 1 persen ke 9.355,17.
Indeks berjangka Standard & Poor's 500 turun 1,3 persen. Pada trsansaksi kemarin, S&P turun 0,5 persen ke 998,01.
Investor khawatir laba perusahaan akan tergerus, terkena dampak dari krisis keuangan global ini.
Di Seoul, industri raksasa seperti Posco---produsen baja ketiga terbesar di Asia---ikut menyumbang turunnya indeks harga saham di bursa negara itu.
Harga saham Posco anjlok 6,1 persen ke 364.000 won. Chief Financial Officer Lee Dong Hee menjelaskan, tiga bulan terakhir ini akan menjadi masa-masa yang sulit.
Samsung, produsen memori komputer terbesar di dunia, turun 2,7 persen ke 545.000 won.
Sedangkan harga saham Nippon Steel Corp., pabrik baja kedua terbesar di dunia, juga anjlok 9 persen ke 332 yen di Tokyo.
“Investor sekarang menunggu apakah pasar saham bisa bertahan melawan perkiraan pertumbuhan ekonomi yang memburuk,” kata Hiroichi Nishi, Manajer Ekuitas Nikko Cordial Securities Inc. di Tokyo dalam wawancaranya dengan Bloomberg TV.
Bloomberg | Grace S. Gandhi
Topik :




Komentar Anda :