Pajak Rokok Hambat Pertumbuhan Jumlah Perokok  

Rabu, 19 November 2008 | 08:06 WIB

TEMPO Interaktif, Durban: Aktivis Lembaga Nasional Anti Tembakau Afrika Selatan Jussuf Saloojee mengatakan kenaikan pajak tembakau mempunyai peran penting dalam pengendalian konsumsi rokok atau penggunaan tembakau. Hal ini didasarkan pada pengalaman di Afrika Selatan. “Pajak harus dinaikkan sehingga membuat tembakau dan rokok berkurang,” ujarnya di sela-sela pertemuan Framework Convention Tobacco Control (FCTC) di Hotel Hilton Durban, Selasa 18/1.

Selain mengurangi  konsumsi rokok, hal itu juga akan membuat perokok pemula dari kalangan anak-anak berkurang. Pengalaman di Afrika Selatan membuktikan hal itu sejak 1970 hingga sekarang. Beberapa aturan juga ikut mendukung sehingga jumlah perokok di Afrika Selatan turun.

Berdasarkan data  Yayasan Riset Iklan Afrika Selatan  tahun 1993, kata Saloojee, jumlah perokok mencapai 8,3 juta orang. Namun tiga tahun berikutnya berkurang menjadi 5 juta orang. DIAN YULIASTUTI

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :