Pemerintah Nyatakan Kondisi Ekonomi Tahun Depan Kritis

Kamis, 20 November 2008 | 20:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menyatakan kondisi perekonomian tahun depan kritis. Selanjutnya, akan akan dilakukan koreksi target penerimaan terutama dari sektor pajak yang mencapai 20 persen.

"Banyak yang harus dikoreksi dari APBN 2009, karena krisis global yang mengakibatkan banyaknya tekanan," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu di Kantor Wakil Presiden, Kamis (20/11).

Dampak krisis global berpotensi mengancam target pertumbuhan ekonomi tahun depan. Badan Pusat Statistik sebelumnya menyatakan terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi kuartal tiga dan empat tahun ini sebagai dampak krisis ekonomi global. Pertumbuhan pada kuartal tiga hanya sebesar 6,11 persen. Target pertumbuhan total selama 2008 sebesar 6,2 persen.

Selain pertumbuhan, pemerintah akan mengoreksi nilai tukar suku bunga Bank Indonesia, pasar surat utang negara, dan pasar modal. Koreksi surat utang negara pada perdagangan valuta asing mencapai 500 basis poin. Sedangkan koreksi surat utang negara pada rupiah mencapai 300 basis poin. "Hal-hal yang terkoreksi secara signifikan itu kemungkinan berlanjut tahun depan," kata Anggito.

Kurniasih Budi

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :