BI Tetap di Pasar Jaga Rupiah
Jum'at, 21 November 2008 | 13:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia Boediono menyatakan bank sentral akan tetap berada di pasar untuk mengamankan rupiah.
Boediono menegaskan kembali bank sentral akan menjaga rupiah di tingkat yang realistis dan bagus bagi perekonomian nasional.
"Intinya kami akan tetap di pasar dan kami akan gunakan amunisi kami," kata Boediono dalam keterangan persnya, hari ini.
Mengenai kabar BI mengurangi aktivitas intervensi di pasar Boediono menjawab,"Dalam perang harus merahasiakan amunisi yang dimiliki, berapa yang kita tembakkan, dan berapa yang ada disaku kita, itu bagian dari strategi," katanya.
Ia menambahkan posisi cadangan devisa pada akhir Oktober sekitar US$ 50,4 miliar dan masih bagus dibanding negara-negara serupa. "Tapi, kalau dibanding Cina dan India kita masih di bawahnya," ujar dia.
Rupiah terus menurun menembus level di atas 12 ribu per dolar Amerika.
GUNANTO E S
Info Grafis
-
Pergerakan Rupiah Terhadap Dolar AS
Nilai mata uang Asia jatuh terhadap dolar Amerika Serikat - nilai tukar rupiah paling rontok. Rupiah ditutup di atas 12 ribu per dolar Amerika Serikat.
-
Terendah Dalam Tujuh Tahun
Sejak pekan lalu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus tertekan. Kemarin penurunannya bahkan mencapai 9,95 persen, hingga menjebol level psikologis
baru: 11 ribu per dolar Amerika.
Topik :
- Nasib
gimana nasib kita jika sampai di PHK???????
padahal habis nikah,sekarang kadang kita dislahkan oleh orang berkuasa "salahnya sendiri tidak mau sekolah tinggi dan enggak mau usaha" padahal kita udah usaha dan sekolah ya lumayan tapi juga masih dihantui ketidak pastian seperti ini. siapa yang patut disalahkan
tapi apa kita harus merasa salah terhadap diri kita???"kenapa kita hidup??"-- Safa, Semarang, 24/11/2008 22:53:22 wib




Komentar Anda (1) :