Singapura Memasuki Resesi  

Jum'at, 21 November 2008 | 16:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Setelah Jepang dan Hong Kong jatuh ke dalam resesi, kini Singapura menyusul. Data yang dirilis Jumat ini, 21 November 2008, menunjukkan bahwa perekonomian negeri itu mengalami kontraksi selama dua kuartal, di luar perkiraan. “Pertumbuhan Produk Domestik Bruto mengalami kontraksi 0,6 persen pada kuartal ketiga dari awal tahun ini, atau 6,8 persen dari kuartal sebelumnya,” demikian pernyataan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Singapura, Jumat ini.

Pemerintah Singapura pun memotong perkiraan pertumbuhan ekonominya untuk tahun fiskal saat ini, seraya memperingatkan bahwa perekonomian negeri itu bisa menyusut tahun depan. Akibat resesi global, sektor elektronik dan farmasi melamban. Pesanan barang-barang elektronik dan farmasi dari negara-negara Eropa dan Amerika menurun. Perekonomian, yang sudah memasuki resesi, mungkin melorot sampai dengan 1 persen pada 2009, pertama kali sejak 2001.

Ngarto Februana, MarketWatch, Bloomberg

 

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :