Pengusaha dan Pekerja Harus Berkompromi Soal Gaji

Rabu, 26 November 2008 | 16:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kalangan pengusaha mengaku dihadapkan pada kondisi sulit sehingga pemutusan hubungan kerja harus dilakukan. Namun, PHK tidak harus dilakukan jika ada upaya penyesuian upah yang dipahami oleh para pekerja.

"Hakikatnya, tak ada pengusaha yang ingin cari masalah dengan melakukan PHK," kata Ketua Komite Kebijakan Fiskal dan Moneter Bambang Soesatyo saat dihubungi Tempo hari ini.

Bambang yang juga salah satu Direktur Perusahaan di bidang Kehutanan memahami permintaan pemerintah supaya upaya PHK tak dilakukan. "Ada beberapa tahap rasionalisasi, dari penyesuaian upah hingga yang paling ekstrim, yakni PHK," kata dia.

Menurut Bambang, ketika tantangan yang dihadapi perusahaan makin memberatkan dari aspek biaya, pengusaha dan pekerja mestinya terbuka untuk berkompromi agar tidak ada yang merasa dirugikan.

"Ancaman stagnasi itu harus diterobos dengan tindakan dan kebijakan luar biasa. Kalau tidak berani menerobos kebuntuan sekarang ini, kita akan terperangkap dalam kelesuan yang berkepanjangan," kata dia.

Anton Aprianto

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :