Produsen Pupuk Minta Jaminan Pasokan Gas

Selasa, 02 Desember 2008 | 18:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Produsen pupuk meminta jaminan pasokan gas untuk menambah produksi pupuk tahun 2009 menjadi 7 juta ton. Dari jumlah itu, sebanyak 5,5 juta ton untuk pupuk bersubsidi.

Direktur Jenderal Agro dan Kimia Departemen Perindustrian Benny Wahyudi menjelaskan, kebutuhan gas pabrik pupuk PT Pupuk Iskandar Muda sebesar 110 juta 110 juta kaki kubik, PT Pupuk Kalimantan Timur sebesar 275 juta kaki kubik, PT Petrokimia Gresik 60 juta kaki kubik, sedangkan PT Pupuk Kujang sekitar 50 juta kaki kubik. “Kami perlu gas tambahan,” kata Benny di Departemen Perindustrian, Jakarta, Selasa (2/12).

Saat ini pabrik pupuk Iskandar Muda telah berhenti produksi karena kekurangan pasokan gas. Dengan adanya tambahan pasokan gas, pemerintah berharap pabrik tersebut bisa beroperasi kembali dan memproduksi sekitar 40 ribu ton.

Untuk memenuhi target total produksi pupuk sebesar 7 juta ton pada tahun depan, pabrik pupuk Iskandar Muda harus bisa produksi penuh sekitar 1 juta ton. Demikian pula, pabrik pupuk Kaltim juga mesti operasi penuh. Dengan adanya jaminan pasokan gas, kata Benny, target produksi pupuk tahun depan bisa terpenuhi.

Program revitalisasi pabrik pupuk, menurut Benny, juga membutuhkan jaminan pasokan gas. "Lembaga pendanaan atau perbankan enggan memberi pinjaman kepada pabrik pupuk kalau tidak ada jaminan produksi," jelasnya. Nieke Indrietta

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :