Harga Minyak

Harga Minyak di Bawah US$ 46

Kamis, 04 Desember 2008 | 14:53 WIB

TEMPO Interaktif, Singapura: Harga minyak berada di bawah US$ 46 per barel di pasar Singapura, terendah selama tiga tahun terakhir. Harga minyak diperkirakan akan mencapai US$ 40 per barel di akhir tahun ini.

Harga light sweet crude untuk kontrak pengiriman Januari di pasar Singapura siang ini atau perdagangan elektronik (sebelum pembukaan perdagangan) di New York Mercantile Exchange turun US$ 1,19 sen menjadi US$ 45,60 per barel. Ini harga terendah sejak 10 Februari 2005 yang saat itu mencapai US$ 45,42 per barel.

Sedangkan di Inggris, minyak Brent untuk kontrak pengiriman Januari turun US$ 1,39 ke US$ 44,04 di ICE Futures Exchange.

Tren penurunan harga minyak itu menunjukkan pasar makin khawatir bahwa resesi global sudah menghujam makin dalam.

“Kita lihat saja apakan harga minyak bisa US$ 40 di akhir tahun ini, “ kata Head of Sales Trading Saxo Capital Markets Christoffer Moltke-Leth. “Kalau sampai US$ 40, ya karena data ekonomi memang sangat jelek dan akan mempengaruhi permintaan.”

Harga minyak sudah terjungkal 69 persen sejak mencapai titik tertinggi pada Juli. Saat itu harga minyak mencapai US$ 147,27 per barel.

Grace S. Gandhi | Bloomberg

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :