Harga Minyak Dunia Merosot Lagi
Rabu, 07 Januari 2009 | 06:34 WIB
TEMPO Interaktif, Ohio: Harga minyak mentah dunia kembali merosot akibat semakin dalamnya resesi perekonomian Amerika Serikat. Harga minyak semakin tertekan menyusul ketegangan di wilayah Timur Tengah dan kelangkaan gas di kawasan Eropa.
Pada perdagangan the New York Mercantile Exchange, Selasa (6/1), jenis minyak mentah mutu tinggi light sweet untuk masa pengiriman Februari dihargai US$ 48,58 per barel. "Selama empat pekan perdagangan, harga rata-rata minyak mentah terus merosot akibat memburuknya konsumsi masyarakat, meningkatnya pengangguran, dan turunnya penjualan hunian," kata Kepala analis minyak pada Pusat Layanan Informasi Harga Minyak, Tom Kloza, seperti dikutip Associated Press, Rabu (7/1).
Harga minyak mentah jenis light sweet sempat naik ke level US$ 50,47 pada awal perdagangan dan menjadi pencapaian tertinggi sejak awal Desember 2008. Namun, harga itu kembali merosot setelah Asosiasi Pengembang Perumahan melaporkan data penjualan hunian November 2008 anjlok ke level terendah, yakni 82,3 poin atau turun 4 persen dari pencapaian bulan sebelumnya sebesar 85,7 poin.
Di sisi lain, pasar komoditi Amerika Serikat juga mengkhawatirkan serangan Israel terhadap Palestina. Demikian pula pasar sepertinya mengkhawatirkan perselisihan gas alam antara Ukraina dan Rusia. Pada perdagangan ICE Futures Exchange London, harga minyak mentah jenis Brent justru naik US$ 0,91 per barel ke level US$ 50,53 per barel.
AGOENG WIJAYA




Komentar Anda :