Pertamina Tak Bisa Pastikan Soal Penurunan Harga BBM
Rabu, 07 Januari 2009 | 12:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pertamina enggan berkomentar soal rencana penurunan harga bahan bakar minyak yang diagendakan pemerintah pada pertengahan bulan ini. Direktur Utama Pertamina, Ari H. Soemarno, mengatakan kajian perubahan harga BBM dilakukan institusinya setiap hari.
"Kita menganut harga MOPS (Mean of Platts Singapore). Saya nggak tahu dan saya nggak akan komentar," kata Ari usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wakil Presiden, Rabu (7/1).Sebelumnya, Presiden Yudhoyono memberi sinyal harga BBM akan turun kembali dalam waktu dekat ini. Pada awal dan pertengahan Desember lalu, pemerintah menurunkan harga premium bersubsidi masing-masing sebesar Rp 500/liter. Selain itu, pemerintah menurunkan harga solar dari Rp 5.500 menjadi 4.800/liter.
Rencananya, pemerintah mengumumkan perkembangan harga BBM pada 15 Januari mendatang. Ari tidak memberi keterangan kemungkinan penurunan harga BBM tersebut. "Coba hitung saja sendiri. Harga MOPS ditambah 9% ditambah PBBKB 5% ditambah PPN 10%. Dan itulah harganya," ujarnya.
Dia mengakui terjadi anomali harga jual BBM beberapa waktu belakangan. Harga jual premium saat ini lebih tinggi dibanding harga minyak mentah. Sedangkan harga solar, avtur, dan minyak tanah jauh di atas harga minyak mentah. Harga minyak dunia saat ini masih berkisar US$ 53/barel.
Kurniasih Budi




Komentar Anda :