Produksi Pupuk Ditambah
Rabu, 07 Januari 2009 | 15:46 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang: Pemerintah berjanji menambah produksi pupuk dan memperbaiki distribusinya pada 2009. Meski begitu Menteri Pertanian Anton Aprianto, di Semarang, Rabu (7/1), menyatakan pihaknya tidak bisa menjamin tidak terjadi kelangkaan pupuk.
Anton mengatakan pemerintah menambah produksi pupuk urea dari 4,8 juta ton pada 2008 menjadi 5,5 juta ton tahun ini. Begitu pula produksi pupuk nitrogen-phospate-kalium (NPK) ditambah dari 400 ribu ton menjadi 1,4 juta ton. Itu diluar cadangan NPK nasional 100 ribu ton.
Jumlah itu, kata Anton, sudah termasuk antisipasi bertambahnya penggunaan pupuk oleh petani.
Ia juga mengatakan sejumlah pabrik sudah diminta memproduksi pupuk NPK yakni Pupuk Sriwidjaja, Pupuk Kalimantan Timur, Petrokimia Gresik, Pupuk Iskandar Muda, dan Pupuk Kujang Cikampek.
Meski begitu Menteri Pertanian tidak berani menjamin pasokan pupuk di tahun ini akan aman dan tidak akan terjadi kelangkaan lagi pada tahun 2008 lalu. "Kita tidak berani menjamin, hanya Allah yang menjamin," katanya. "Paling tidak kita sudah berusaha maksimal atasi kelangkaan ini."
ROFIUDDIN




Komentar Anda :