Bank Syariah Mandiri Disuntik Modal Rp 199,871 Miliar
Rabu, 07 Januari 2009 | 20:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta : PT Bank Mandiri Tbk menambah penyertaan modal di PT Bank Syariah Mandiri sebesar Rp 199,871 miliar. Penyertaan modal ini bertujuan memperkuat struktur permodalan Bank Syariah Mandiri.
"Dana tersebut mewakili 39.974.000 lembar saham," kata Direktur Bank Mandiri Zulkifli Zaini, dalam suratnya kepada Bursa Efek Indonesia, hari ini. Setiap saham tersebut memiliki nilai nominal Rp 5 ribu per lembar.
Dengan penyertaan modal itu, kini kepemilikan Bank Mandiri di Bank Syariah Mandiri meningkat menjadi 131.648.712 saham. "Jika mengacu dengan nominal Rp 5 ribu, maka total kepemilikan Bank Mandiri menjadi Rp 658, 243 miliar," ujarnya.
Menurut Zulkifli, penyertaan yang mengacu pada rencana bisnis 2008-2010 ini dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu tunai Rp 100 miliar dan nontunai Rp 99,871 miliar. Transaksi nontunai dilaksanakan melalui imbreng aktiva tetap berupa 24 unit properti terbengkalai pada 31 Desember 2008.
Properti tersebut terdiri dari 22 unit gedung perkantoran dan dua unit rumah dinas. Properti ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia, seperti di Banda Aceh, Medan, Banjarmasin, dan Mataram.
Sebagai penilai aset, perseroan menunjuk PT Asian Appraisal Indonesia untuk memperoleh nilai wajar masing-masing aset. Berdasarkan laporannya, nilai pasar seluruh properti itu adalah sebesar Rp 99,871 miliar.
Adapun setoran tunai telah dibayarkan pada 5 Januari 2009. "Sepanjang pengetahuan direksi dan komisaris, nilai setoran modal ini adalah wajar dan tidak merugikan perseroan," kata Zulkifli.
WAHYUDIN FAHMI




Komentar Anda :