Yunani Siapkan Bonus
Jum'at, 11 Juni 2004 | 14:46 WIB
PORTO-Pelbagai cara dilakukan kubu Yunani untuk mendongkrak kepercayaan diri pemainnya menjelang tampil pada pertandingan pembukaan Piala Eropa 2004 menghadapi tuan rumah Portugal di Stadion Dragao, Porto, Sabtu (12/6) besok. Tak tanggung-tanggung, Asosiasi Sepak Bola Yunani membolehkan anggota keluarga pemain bergabung di Porto. Selain itu, mereka juga menyiapkan bonus besar, 2 juta euro (sekitar Rp 22 miliar) untuk tim jika lolos dari putaran pertama.
Kebijakan pelatih Yunani, Otto Rehhagel, agak berbeda dengan pelatih tim-tim lainnya. Sementara pelatih lain melarang pemainnya bersama istri dan pacar mereka, para pemain Yunani justru akan dikelilingi orang-orang tercintanya selama Piala Eropa berlangsung. Tak tanggung-tanggung, pelatih asal Jerman itu memberi izin sampai empat anggota keluarga masing-masing pemain datang ke Portugal untuk memberikan dukungan.
"Menurut rencana, mereka akan datang ke sini pada Jumat (11/6) ini. Mereka akan tinggal bersama tim selama Yunani tampil di Portugal," demikian pernyataan resmi Asosiasi Sepak Bola Yunani.
Hanya saja, istri, kekasih, anak, atau orang tua pemain tak akan tinggal satu hotel bersama pemain. Mereka sengaja ditempatkan di hotel terpisah. Tim Yunani sendiri menjelang partai perdana mengingap di Vila do Conde, di sebelah utara Porto.
Tak hanya itu, Yunani juga menyediakan bonus besar bagi pemainnya jika lolos ke perempat final. Mereka sudah menyiapkan dana sebesar 2 juta euro yang akan dibagikan kepada 23 pemain jika mereka lolos dari persaingan Grup A. Untuk itu, Yunani setidaknya harus tampil sebagai runner-up Grup A yang beranggotakan tuan rumah Portugal, tim unggulan Spanyol, dan Rusia. Yunani bisa mewujudkan impian itu jika mampu mengalahkan Rusia pada pertandingan terakhirnya dan tak kalah dari dua lawan lainnya. Dari Spanyol, Yunani masih memiliki peluang karena pernah mengalahkan tim "Matador" itu pada babak kualifikasi.
Sayangnya, dua berita bagus itu tak seiring dengan faktor keterbukaan kubu Yunani terhadap wartawan. Kemarin, seperti dilaporkan wartawan Koran Tempo Zulfirman dari Porto, pelatih Otto Rehhagel tak membuka pintu bagi wartawan yang ingin menyaksikan latihan Angelos Charisteas dan kawan-kawan. Rehhagel memberi alasan tak ingin konsentrasi para pemainnya yang menjalani latihan di Stadion Rio Ave terganggu karena kehadiran wartawan. Langkah Yunani tak pelak menimbulkan kekecewaan di kalangan peliput Piala Eropa yang sudah bersiap-siap mendatangi stadion.
Hanya, seusai latihan, kubu Yunani memunculkan kabar gembira lainnya. Penyerang asal klub Atletico Madrid, Demis Nikolaidis hampir pasti bisa diturunkan pada pertandingan perdana. Kemarin, dia mampu menyelesaikan latihan secara penuh. Ini untuk pertama kalinya penyerang lincah itu berlatih bersama rekan-rekannya dalam dua pekan terakhir, setelah dia sempat menderita cedera betis.
"Kelihatannya dia siap (untuk pertandingan p ertama). Dia sudah menjalani latihan secara penuh dan tak mengeluhkan ada gangguan yang berarti. Tak ada masalah lagi tampaknya," demikian bunyi pernyataan dari Asosiasi Sepak Bola Yunani.
Nikolaidis mengalami cedera dalam latihan, 10 hari lalu. Semula, dia sempat divonis bakal absen pada dua partai pertama Yunani, menghadapi Portugal dan Spanyol. Tapi, dengan kondisi terakhir ini, kelihatannya Nikolaidis siap membela Yunani di Stadion Dragao, Porto, menghadapi tuan rumah.
Topik :



Komentar Anda :