Dilahirkan untuk Sukses di Inggris

Senin, 30 Juni 2008 | 14:03 WIB

TEMPO Interaktif, : Kesedihan terpancar jelas di wajah David Villa saat dokter Jesus Jimenez mengungkap kondisi cederanya, Jumat silam. Dokter tim Spanyol itu memastikan Villa tak dapat tampil di final Euro 2008 karena ada otot kaki kanannya yang putus.

"Saya sedih karena tidak bisa ambil bagian di final. Namun, lebih baik pemain yang lebih bugar menggantikan saya," ujar Villa, yang harus beristirahat 10 hari untuk menyembuhkan cederanya.

Villa tak perlu khawatir karena tanpanya pun Spanyol bisa menyingkirkan Rusia 3-0 di semifinal. Saat itu ia terpaksa ditarik keluar dari lapangan pada menit ke-34 setelah mengeksekusi tendangan bebas karena cedera hamstring.

Para penonton tentu akan kehilangan aksi-aksi menawan pemain berusia 26 tahun ini. Villa tak dapat lagi menambah pundi-pundi golnya, yang saat ini sudah empat gol.

Posisi Villa belum aman untuk membawa pulang sepatu emas. Sebab, Lukas Podolski (Jerman), yang mengemas tiga gol, bisa menyamai perolehan golnya atau bahkan melampauinya.

Bahkan para pemain Jerman dan Spanyol yang mengemas dua gol masih menjadi ancaman. Mereka adalah tiga pemain Jerman, Michael Ballack, Miroslav Klose, dan Bastian Schweinsteiger, serta pemain Spanyol, Daniel Guiza.

Villa adalah salah satu dari sedikit pemain yang bersinar di Austria-Swiss. Jutaan pasang mata tertuju padanya ketika ia membuat hat trick ke gawang Rusia pada penyisihan Grup D, 10 Juni silam. Saat itu Spanyol menang telak 4-1. Satu gol lagi ia jaringkan ke gawang Swedia pada pertandingan kedua ketika Spanyol menang 2-1.

Lahir di Kota Langreo di wilayah Asturias, Spanyol bagian utara, Villa mengawali karier sepak bola profesional di klub lokal divisi II, Sporting de Gijon. Debutnya dimulai pada musim 2000/2001 sebagai pemain cadangan. Musim berikutnya ia sudah masuk tim utama dengan menjaringkan 18 gol dan 20 gol pada musim berikutnya.

Keinginannya bermain di divisi utama La Liga terkabul pada musim panas 2003 ketika Real Zaragoza, yang baru promosi ke divisi utama, membelinya. Ia cepat beradaptasi dengan permainan tim-tim papan atas dengan menjaringkan 17 gol pada musim pertamanya. Ia juga mengantar Zaragoza menjuarai Piala Raja dengan menjaringkan gol penentu kemenangan Zaragoza 3-2 atas Real Madrid.

Berkat prestasinya itu, Villa dipanggil masuk tim nasional pada 2005. Ia mengawali debut tim nasional pada 9 Februari 2005 di Almeira ketika tim Matador mengalahkan San Marino 5-0.

Pada tahun itu pula ia dibeli oleh Valencia dengan transfer US$ 12 juta atau sekitar Rp 110 miliar. Pada musim pertama bersama Valencia, ia menjaringkan 25 gol, satu gol di bawah pencetak gol terbanyak musim itu, Samuel Eto'o (Barcelona).

Villa sempat diminati Chelsea ketika masih ditangani Avram Grant. Saat itu Valencia memberi banderol US$ 20 juta atau sekitar Rp 184 miliar.

Villa lebih memilih ke Arsenal jika pindah dari Spanyol. "Saya banyak menyaksikan Liga Primer Inggris dan tim yang paling menarik perhatian saya tentu saja Arsenal," tuturnya.

Villa mengaku terinspirasi oleh gaya bermain satu-dua sentuhan yang mendominasi Liga Primer. "Saya rasa saya dilahirkan untuk sukses di Inggris," tutur Villa.

Valencia berjanji akan mengizinkan Villa pindah klub pertengahan tahun ini. Namun, jika gagal bersepakat dengan Arsenal, ia ingin bergabung dengan Fernando Torres di Liverpool. "Bermain bersama Fernando luar biasa. Kami sudah saling memahami," ujarnya. BERBAGAI SUMBER | SAPTO YUNUS

BIODATA
Nama: David Villa Sanchez
Tempat dan tanggal lahir: Langreo, Spanyol, 3 Desember 1981
Tinggi/berat: 175 cm/69 kg
Posisi: Striker
Klub: Valencia
Nomor: 7
Cap: 35
Gol: 18

KARIER
1991-1999: UP Langreo
1999/2000: Sporting de Gijon B
2000-2003: Sporting de Gijon
2003-2005: Real Zaragoza
Sejak 2005: Valencia
Sejak 2005: Tim nasional Spanyol

PRESTASI
2004: Juara Piala Raja Spanyol (Real Zaragoza)

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :