Temuan Tak Terduga

Selasa, 21 Oktober 2008 | 15:08 WIB

  • Send
  • Print
Ikuti Survey Majalah Tempo 2011
Dapatkan Majalah Digital Tempo untuk iPad anda. Download di Apple apps store atau klik disini

Komentar (9)

    0       0

    Bau bangkainya sudah tercium ke mana-mana. Udah ... kalau bangkainya sudah ditemukan, kan tinggal dikubur aja pak. Bikin penyakit, kotor dan bau aja tuh bangkai kalau nggak cepat dikubur. Cepat cepat pak. Kalau terlambat, jejaknya bisa hilang karena dimakan sama predatornya.

    0       0

    Bencana yg sangat terus menerus di negeri ini adalah Korupsi dari atas kebawah dan dari bawah ke atas.

    0       0

    SEMOGA PARA PEJUANG MELAWAN KEBATILAN DINEGRI INI SELALU MENDAPAT PERTOLONGAN DARI ALLOH SWT DAN DIDUKUNG OLEH SELURUH LAPISAN MASYARAKAT INDONESIA
    "HANCURLAH KEBATHILAN KARENA ALLOH SWT"

    0       0

    saya punya kenalan yang pernah bekerja di PT. Masaro,.. menurutnya PT. masaro memang sering curang, dalam melakukan penjualan ataupun perawatan,... semisal ada peralatan yang buruk dan gak berfungsi, lha teman saya selalu ditekan oleh atasanya agar memberikan laporan yang menyatakan kondisi peralatan tidak berkurang dan dalam kondisi baik,.. padahal kenyataanya, kadang hilang atau memang gak ada..

    0       0

    Kalu ngeliat muka Yusuf emir Faisa, suka pakai peci lagi,terkesan teduh yang menunjukan kealiman. Gak nyangka ia setega itu jadi koruptor. Berdasarkan kejadian ini maka mulai sekarang kita jangan tertipu oleh muka seseorang. Mungkin juga karena orang kita menganggap Korupsi itu bukan dosa besar. Saya lebih yaqin bahwa orang Indonesia banyak yang gak tahu korupsi itu dosa besar. Bahkan mungkin banyak yang menganggap sebagai rezeki nomplok. Berdasarkan fakta diatas saya menyarankan MUI dan Organisasi keagamaan mengeluarkan fatwa bahwa korupsi adalah dosa besar. Wajib di perangi seperti teroris.

  • 1
  • 2

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan