Peran Sang Calon Jenderal
Selasa, 12 Mei 2009 | 15:16 WIB
Dapatkan Majalah Digital Tempo untuk iPad anda. Download di Apple apps store atau klik disini
Komentar (9)
Saya pribadi tidak yakin bahwa WW sebagai perancang,karena dia seorang Pamen Polri dan sebentar lagi menyandang Brigjend,tentunya dia bukan orang bodoh dan sekonyol itu mempertaruhkan kredibilitasnya..dia hanya dijebak dan sengaja dikorbankan..Untuk bisa lls seleksi Akpol sj harus IQ yang di atas rata2,bgt jg untuk PTIK,Sespim dan apalagi Sespati..
Web via Tempointeraktif Hari ini Williardi Wizar menyatakan bahwa Antasari pun direkayasa Polisi untuk dikriminalisasi secara biadab. Lalu kalau akhirnya Antasari terbukti tidak bersalah, bangsa ini hanya menyatakan itu sebagai nasib sial.
Berarti dinegara ini kebenaran bisa diputar balik.
Bahkan Handoko, Frankfurt memuji Kapolri tanpa mempelajarinya lebih dulu. Sebaiknya kita tunggu saja pasti ada berita yang sangat luar biasa.
Web via TempointeraktifCalon jendral POLRI kog begini dungunya.Ataukah ada jendral lain di POLRI yg menyuruh dia.Kita tunggu saja jawabnya nanti disidang.
Web via Tempointeraktif Kalau saya menduga ini adalh Skenario Balas Dendam yang terlalu anggap enteng dalam merekrut para pembunuhnya.
WW terlalu lugu dalam menjalankan tugasnya,membela Korpsnya, mungkin yang nyuruh dia itu, Jendral bintang delapan
Web via TempointeraktifInilah Takdir dari perjalanan hidup seseorang yang bisa merencanakan namun Tuhan berkehendak lain,bagi semua orang pengalaman orang lain (Pak WW ) dapat dijadikan guru untuk menjalani kehidupan ini.
Web via Tempointeraktif- 1
- 2

