Duren untuk Pak Jaksa
Selasa, 27 Oktober 2009 | 11:23 WIB
Dapatkan Majalah Digital Tempo untuk iPad anda. Download di Apple apps store atau klik disini
Komentar (9)
Orang bodoh pun bisa menafsirkan apa maksud duren diatas ......selamat menafsirkan sendiri lah apa maksud duren tersebut...
Web via TempointeraktifAda yg bertanya kenapa yg menyogok ( Angoro & Anggodo ) tidak ditangkap...? eeeh malah KPK yg menyidik kasus ini malah ditangkap...? jawaban nya gampang saja... mana Mungkin Polisi & Jaksa mau menangkap Si Angodo dan Angoro... karen mereka itu sdh jadi mesin ATM nya para pejabat POLRI & KEJAKSAAN... gak mungkin mrk menangkap kedua orang itu, bisa hilang income tambahan uang haram nya...! Kasihan si Cicak giliran ketemu lawan si buaya kelaparaaan.. alias Bandit Resmi Berseragam. terus berjuang KPK pantang Mundur, banyak Rakyat Indonesia berdiri dibelakang anda, M E R D E K A
Web via Tempointeraktifsetuju dengan usulan duren perlu cangkok ulang, karena polisi bagaikan manusia super padahal kita perlu penyeimbang hingga polisi tidak sewenang-wenang.. tolong pak SBY dengan penyidik tunggal menyulitkan penegak hukum lainnya terutama ppns sangat tergantung pada polisi padalah hal itu tak perlu terjadi solusi amandemen KUHAP tu pak
Web via TempointeraktifUU kepolisian harus dirubah mengenai kewenangannya, karena terlalu super power, sebaiknya dipisah pisah saja misalkan, densus 88 [ National security ], polisi lalu lintas [police], dsb dengan pemimpin yang berbeda dibawah Menteri cukup.
Web via TempointeraktifBubarin ajah Porli sama Kejagung ganti dengan supaya koruptor bisa dibrantas.
Web via Tempointeraktif- 1
- 2

