Patgulipat Ongkos Pesawat
Kamis, 11 Februari 2010 | 12:00 WIB
Dapatkan Majalah Digital Tempo untuk iPad anda. Download di Apple apps store atau klik disini
Komentar (6)
para diplomat mungkin blm sunat!. makanya asyik sunat-menyunat duit tiket.
pak diplomat sini aku sunatin nanti dapat tiket gratis keliling dunia
Web via Tempointeraktif Korupsi.... apapun bentuknya, tetap merupakan wabah penyakit yang siap menjalar ke kubu manapun.... Saat ini diplomat yang jadi sorotan, bukan berarti yang saat ini terbebas dari sorotan bersih dari korupsi. Apapun jabatannya, mereka adalah oknum yg kebetulan berhasil menyamar jd diplomat, bukan diplomat yg sebenarnya.
Demi Indonesia tercinta, marilah mawas diri, merenung.....sudah bersihkah kita(luar-dalam), sudah kuatkah kita menahan wabah penyakit yg gak pernah lelah mengincar kita ini?? JAYALAH INDONESIAKU....
Web via TempointeraktifSayang sekali. Dulu kita punya banyak diplomat yang mikirin negara demi NKRI. Sekarang ini pada petentang-petenteng cuma mikirin duit receh uang ticket. Bicara Inggris saja nggak becus apalagi bahasa lain. Pantesan Indonesia bobrok.
Web via Tempointeraktif KPK harus memeriksi setiap KBRI, tertama di negara2 besar.. Kegiatan KBRI hanya buang2 uang negara. Tidak ada kinerjanya..hanya seremonial. KBRi juga mengeruk dana dari instansi yang non KBRI tanpa persetujuan.
KBRI dan DWP berkonspirasi utk mengeruk uang negara.DWP KBRI harus dibubarkan tidak bermafaat sama sekali, tapi malah menyiksa. Tidak ada ilmu yang didapat..hanya berfoya-foya.. Harus diperiksa sumber dana di DWP KBRI.
Web via TempointeraktifUuuuhhhhhhhhhh, berita basi! Dari zaman ORBA para DIPLOMAT berkorupsiria, bukan cuma ticket pesawat tapi SEWA rumah juga dimark up habis ditambah lagi dengan renovasi rumah yang tidak pernah rusak, plus DHARMA WANITAnya ikut-ikutan pintar menyalah gunakan keberadaannya, mengkorup biaya COFFIE MORNING DAN LUNCH ATAU ACARA ANTARA ISTERI DIPLOMAT oleh IBU-IBU ISTERI DIPLOMAT KBRI, 98% DIPLOMAT KITA NAKAL!!!
Web via Tempointeraktif- 1
- 2

