Dosa-Dosa Kejaksaan Agung Versi LSM

Jum'at, 23 Juli 2010 | 13:26 WIB

  • Send
  • Print
Ikuti Survey Majalah Tempo 2011
Dapatkan Majalah Digital Tempo untuk iPad anda. Download di Apple apps store atau klik disini

Komentar (11)

    0       0

    untuk menentukan arah dari suatu kasus ditentukan dari alat bukti suatu tindakan hukum, yang terang benderang dapat dibuat samar samar, dan yang samar samar dapat dibuat terang benderang, yang dapat melakukan itu semua adalah aparat/ahli hukum. hanya malikat yang jujur yang masih dapat dipercaya 100%. masalahnya malaikat nggak pernah ikut campur urusan manusia. dan kadang kadang kebenaran itu terungkap bebrapa tahun kemudian.

    2       4

    Dosa-dosa kejaksaan yang terbesar adalah:

    1. Melindungi jaksa-jaksa yang terlibat dalam skandal Gayus.

    2. Melakukan tuntutan yang rendah pada koruptor, mendingan jadi korup keluar tetap kaya raya

    3. Melakukan tuntutan yang tinggi pada rakyat kecil yang nilai kasusnya gak material, macam kasus kakao dan buah asam,

    3       3

    Teman2 yang di Kejaksaan, tetap aja kerja dan kerja, apapun kritik orang/lembaga/LSM, anggap aja penyemangat dalam kerja2 nyata anda semua...terima kasih atas kerja2 nyata anda selama ini, dan apa yang telah anda berikan untuk bangsa dan negara ini, belum tentu para pengkritik anda telah melakukan hal - hal baik yang berarti bagi bangsa ini....terlalu banyak orang yang sok bersih dan sok pintar serta selalu melihat kejelekan orang lain, itulah yang membuat negara ini menjadi hancur dan rusak...

    0       0

    udah gak heran,,,,,,

    0       0

    Kritik yang jitu untuk Kejaksaan Agung. Ada lagi yang lupa disebutkan: pembakaran buku2 sejarah hanya karena alasan tidak menambahkan kata "/PKI" pada "G30S".


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan