close

MUI: Facebook Bisa Haram Bisa Tidak

Minggu, 24 Mei 2009 | 13:43 WIB

TEMPO Interaktif, Banjarmasin: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan Profesor H Asywadie Syukur Lc, berpendapat facebook, kekaring sosial di dunia maya) bisa haram dan tidak. Mantan Rektor Institut Agama Islam Negeri Antasari Banjarmasin itu berhati-hati dalam mengeluarkan pendapat mengenai facebook.

Blakangan sarana komunikasi ini ramai dibicaraan banyak kalangan di Indonesia. Salah satunya di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. "Kami tidak bisa memfatwakan facebook itu haram atau sebaliknya, kecuali melihat kontekstualnya," kata alumnus Universitas Al Azhar Kairo Mesir, Ahad (24/5).

Guru Besar IAIN Antasari tersebut mengingatkan, tuntutan agama Islam yang antara lain menyatakan segala sesuatu tergantung atau bermula dari niat orang yang bersangkutan. Sebagai contoh, pemanfaatan facebook dalam rangka berkomunikasi guna menggali atau tukar ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat, maka hal itu tidak bisa dibilang haram.

Tapi,  apabila pemanfaatan facebook untuk berkomunikasi dalam hal-hal yang terlarang, baik secara hukum positif di Indonesia maupun menurut norma-norma Islam, maka penggunaan sarana tersebut bisa dikategorikan haram.

"Hal tersebut sama saja dengan kita memakai sepeda motor. Kalau tujuan baik dan benar, maka tak ada larangan menggunakannya. Sebaliknya bila untuk tujuan negatif atau dimanfaatkan dalam kejahatan,  hukum Islam pun tak membolehkan," tuturnya.

"Saya pribadi melihat kedudukan facebook itu haram atau tidak, maka akan dilihat dari segi manfaat dan mudarat. Kalau manfaatnya lebih besar untuk mebajikan atau kemaslahatan umat, maka pemanfaatan facebook bagi kaum muslim boleh-boleh saja. Jika  negatif, maka itu haram," demikian Asywadie Syukur.

ELIK/ANTARA

 Pertemuan 700 Pesantren: Boleh Ngelamar Orang di Facebook

 Punya Friendster, Kiai Lirboyo Dikirimi Gambar Porno  

 Jelang Pemilihan Presiden, Iran Blokir Facebook

 

  • Share on Facebook

Komentar Anda [15] :

  • Ngapain sih mui ngurusin fb?

    Penting yah buat MUI ngurusin facebook?
    Sekarang tuh masalah haram apa ngganya gimana penggunanya lah..ga bisa gitu aja semua pengguna facebook dibilang haram.sekarang MUI sendiri punya facebook ga?jadi gausah asal ngomong haram aja.dipikirkan dl baik2.
    Buat hal-hal yg menjurus ke arah negatif spt sex bebas,emangnya lewat internet kita bs berhubungan sex langsung?ya ngga lah! Itu mah cm oknum aja yang nyalahgunain facebook.aneh2 aja.
    Gausah sosoan nyari muka deh, kalo mau blokir sm nyebut haram,meningan blokir dulu tuh situs2 dewasa yang masih banyak disekitar kita.
    Ga ada salahnya kita menggunakan facebook,karena di al-quran juga ga ada yang bilang kalo facebook itu haram!
    Ga cuma facebook yah sbg situs pertemanan,masih banyak yg lain.semuanya aja blokir.kenapa harus facebook?pikirin lagi deh sm MUI,gausah ga ada kerjaan malah ngmngin facebook!

  • Bukan tidak teliti...

    hm, bukan kami tak teliti membaca. tapi melihat judulnya saja, hal pertama yg terlintas adalah: ngapain sih MUI ngurusi FACEBOOK?
    gitu lho...
    memang itu haram atau tidak kan tergantung pemakainya... jadi itu kembali ke pribadi masing2, seperti yg disebutkan pada comment2 sebelumnya... jadi ngapain hal2 pribadi kaya gitu diurusi?

  • Berarti kurang teliti membacanya.

    Buat para komentator yang mendiskreditkan MUI, saya hanya menarik kesimpulan seperti judul di atas. Menjadi haram atau tidak tergantung tujuannya, itu inti pernyataan masalah haram-halalnya FB. Seperti halnya ponsel berkamera, haram untuk digunakan merekam kegiatan maksiat seperti yang banyak dilakukan remaja saat ini. Jadi, tolong, sebelum berkomentar, baca secara teliti, apa makna dari suatu tulisan. Terlebih jika anda mengaku Islam/muslim. Terimakasih.

  • Hai bungsu, gaya omong mu spt sby!!

    basa basi sok sopan tapi ngga ada isinya, dan bernada menggurui. sudah ngga jaman nya bung!!!

  • Mui ciptaan soeharto

    MUI dan organisasi2 agama lain direstui soeharto utk mencerai berai rakyat indonesia. sby memeliharanya krn organisasi2 spt ini memang sangat praktis utk disetir kiri kanan pada saat2 genting.

1 2 3
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan