close

Ini Dia Tangkisan dari KPK

Sabtu, 07 November 2009 | 08:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Bambang Hendarso Danuri, menyatakan polisi memiliki bukti-bukti yang lengkap berkaitan dengan kasus Bibit-Chandra saat bertemu dengan Komisi Tiga, Dewan Perwakilan Rakyat. Tapi  bukti yang dibeberkan polisi itu disanggah oleh Bibit-Chandra.

Berikut tangkisan itu:

Tuduhan:
Bibit-Chandra menerima uang dari Ary Muladi di Hotel Bellagio dan di Pasar Festival, Jakarta, pada 15 Juli 2009.

Tangkisan:
Pada 15 Juli 2009, Bibit berada di Peru dan Chandra tidak berada di Pasar Festival.

Tuduhan:
Ary Muladi enam kali bertamu ke salah satu pimpinan KPK, Edy Soemarsono bisa masuk melalui pintu khusus di KPK.

Tangkisan:

Chandra membantah tudingan kenal Ary Muladi dan Edy Soemarsono.

Tuduhan:
Anggoro Widjojo dicekal tanpa proses, yang hanya diketahui Bibit dan Chandra.

Tangkisan
Wakil Ketua KPK M. Jasin mengatakan pencekalan memang wewenang Bibit dan Chandra dan tidak perlu keputusan bersama pimpinan KPK lain.

Tuduhan:
Direktur Utama PT Masaro Putranevo Prayuga tidak dicekal karena memberikan uang suap sebesar Rp 350 juta.

Tangkisan:
Putranevo dicekal KPK sejak Agustus 2008 dan diperpanjang pada Agustus 2009.

Tuduhan
Ada laporan aliran dana Rp 17,6 miliar ke MK (Menteri Kehutanan M.S. Kaban) dalam kasus Masaro sejak Agustus 2008 tapi tidak diusut KPK karena kedekatan Chandra dengan Kaban dalam kaitan memperkenalkan dia dengan Nadia Nurcholish Madjid.

Tangkisan
Chandra mengatakan tidak punya hubungan emosional dengan M.S. Kaban. Juru bicara KPK, Johan Budi, mengatakan kasus dugaan korupsi Masaro masih dalam proses penyidikan.

YUDONO/NURKHOIRI

  • Share on Facebook

Komentar Anda [6] :

  • Temukan saja rame2

    Utk mempermudah penyelesaian perkara ini,temukan saja rame2 mereka semua yg di-sebut2 namanya.Pasti akan terlihat mana yg benar dan mana yg salah.Kalo tunggu2 ikutin aturan peradilan dikita ini,jangan harep bisa selesai dalam setahun dua tahun ini.

  • Penjara massal

    POLRI, KEJAKSAAN, KPK, ANGODDO, ANGGORO di penjara aja jadi satu. ada PENJARA KING SIZE ga ya? biar mereka berantem sendiri di penjara. hahahahahahahahahahahahahahahahahaha..........

  • Pertengkaran

    Ahh, itu khan cuman pertengkaran kecil dalam keluarga, hehehehe.....

  • Kpk juga manusia

    Manusia sdh salah banyak alasan.... ambil tali lalu bunuh diri aja..
    "kasus masaro masih dalam penyidikan ALASAN GA MASUK AKAL,,.. setahun nganpain aja.

  • Bener

    Bener-bener semua iblis..
    menurut saya semua ada main disini..
    KPK,POLRI,KEJAKSAAN.. semua dapat duit dari anggoro..

    sekarang setelah semua terbongkar, pada sibuk cari selamat..

    tinggal tunggu azab dari Allah saja..
    byk rakyat lapar, byk rakyat menangis untuk negeri ini..

    negeri yg sangat ironis.. kaya raya tapi habis dijajah pemerintahan yg tidak becus dan korup

1 2
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan