Aura Batin Anne Avantie
Jum'at, 05 Desember 2008 | 08:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Mengenakan bolero berbahan lurik warna cokelat dipadu celana panjang hitam menyerupai kain, penampilan perancang Anne Avantie terlihat anggun. Ditemui pada Rabu lalu di acara "Fashion Exploration 2009" yang digelar oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) di Balai Sidang Jakarta, Anne tampak sibuk di belakang panggung mengawasi para model dengan balutan kebaya koleksinya yang menyiratkan keindahan penari.
"Aku selalu mempercayai aura batin sebagai anugerahku berkarya. Kali ini aura batinku adalah anugerah penari," katanya dalam nada serius.
Perancang kelahiran Semarang, 20 Mei 1954, ini mengatakan gemulai penari memunculkan harmonisasi keindahan dan budaya. "Bila akhirnya aku memilih daerah Kudus untuk mengangkat lurik dalam koleksi kali ini, itu bukan asal comot," tuturnya.
Baginya, lurik juga merupakan aura batin yang memiliki karakter garis vertikal horizontal dan menyempurnakan seluruh penampilan koleksinya malam itu. Anne memang ingin membuat semua tamu terkesima oleh langkah gemulai para penari. "Kebayaku tidak menari, tapi pada selendang serta kainnya terlukis gambar penari. Hal ini menegaskan aura batinku," tuturnya dengan berbisik.
Hadriani P
Topik :




Komentar Anda :