Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Nasional  
  Ekonomi&Bisnis  
  Nusa  
  Jakarta  
  Indikator
  Opinet  
  Majalah  
  Koran  
 
   

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Pengujian UU Kadin
Selasa, 18 Januari 2005 | 12:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pengujian Undang-Undang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Pemohon mengajukan dua orang saksi, yaitu Adi Sasono dan Herdianto. Sedangkan saksi saksi dari pihak Kadin, yakni Puji Rahardja.

Sidang kelima dalam perkara ini sudah digelar sejak pukul 10.00 WIB, Selasa (18/1). Elias L. Tobing mengajukan kasus ini karena menilai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tetang Kadin hanya mengizinkan adanya satu kamar dagang di Indonesia. Akibatnya, lembaga yang dipimpin Elias, yakni Kadin Usaha Kecil dan Menengah (UKM), tidak bisa mendapatkan status resmi dari pemerintah.

Dalam sidang terdahulu pada Kamis (13/1), ahli yang diajukan oleh Kadin Indonesia, Victor Purba, berpendapat bahwa permasalahan ini dapat diselesaikan melalui musyarawah. Namun, menanggapi hal tersebut Adi Sasono berpendapat bahwa ide musyawarah tidak logis dan tidak masuk akal.

"Tidak mungkin kelas yang berbeda bersama dalam satu kelas," kata Adi. Adi juga menilai, Kadin Indonesia terkesan serakah dan ingin memonopoli sesuatu yang tidak bisa dipegang.

Sementara itu, Elias mengatakan, Undang-Undang Kadin disahkan pada 1987. Sedangkan Pasal 50 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi menyebutkan bahwa undang-undang yang dibentuk sebelum amandemen Undang-Undang Dasar 1945 tidak bisa diajukan uji materinya. Karena itu, Elias juga meminta adanya uji materi terhadap pasal ini.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Jimmly Asshidiqie saat ini masih berlangsung. Sidang mendengarkan keterangan saksi dari pihak pemohon.

Indriani Dyah Setiowati



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data