FPI Ceramah di Depan Ruang Sidang
Kamis, 04 Januari 2007 | 13:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Front Pembela Islam menggelar mimbar ceramah di depan ruang sidang saat perkara majalah Playboy digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/1). Sekitar 30 anggota FPI memprotes sidang dengan terdakwa pimpinan redaksi Majalah Playboy, Erwin Arnada dilakukan secara tertutup.
Seorang ustadzah, Hariyati dari Dewan Dakwah Bekasi berpakaian dan kerudung serba coklat berdiri berorasi. Dalam orasinya tersebut, Hariyati menyatakan bahwa apa yang dipertontonkan oleh majalah Playboy adlah suatu hal yang merusak ahlak. ''Terutama anak-anak,'' katanya.
Sementara itu, Ketua tim advokasi Front Pembela Islam, Sugito tetap mempermasalahkan sidang tertutup yang digelar, hari ini Kamis (4/1). Menurut dia, ada perbedaan pendapat dalam memandang KUHAP. ''Seharusnya sidang ini bisa terbuka, sebab walau masuk delik kesusilaan terdakwanya personal,'' katanya.
Sugito menyatakan dirinya akan mengadukan hakim yang menangani perkara ini ke Mahkamah Agung. 'Secepatnya akan kita kirimkan,'' katanya. Sebelumnya, FPI telah melaporkan perilaku hakim ke Komisi Yudisial. '
Sedangkan dari persidangan yang berlangung selama hampir satu jam, majelis hakim memeriksa 5 orang saksi. Menurut terdakwa Erwin Arnada kelima orang saksi tersebut adalah karyawan majalah Playboy. “Manajer dan asisten manajer iklan, dua reporter dan satu pegawai sirkulasi,” ujarnya seusai sidang. ''Mereka ditanya mengenai tanggung jawab pekerjaannya di majalah Playboy.”
SANDY INDRA PRATAMA




Komentar Anda :