close

Dalih Kepentingan Institusi, Ritonga Menyatakan Mundur

Kamis, 05 November 2009 | 18:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga menyatakan mundur sudah disampaikan Jaksa Agung Hendarman Supandji, pagi tadi. Malam ini, dalam jumpa pers di Gedung kejaksaan Agung, Ritonga menyatakan sendiri, dirinya resmi mundur dari jabatannya.

ritonga“Demi kepentingan institusi, saya mengundurkan diri. Semoga kejaksaan jaya,” ujar Ritonga, Kamis (5/11) malam ini, masih dengan tersenyum.

Ritonga yang diangkat dalam jabatan terakhinya pada 1 juni 2009, mengatakan bahwa keputusan ini sudah dirundingkan dan dipikirkan dengan keluarga. “Kami berpendapat inilah yang terbaik. Sama sekali tujuannya adalah untuk memberikan kebaikan institusi.”

Pernyataannya mundur, lanjut Ritonga, juga tak ada tekanan dari kalangan internal kejaksaan.

Dari berbagai pertanyaan wartawan, Ritonga tidak banyak memberikan jawaban. Dia mengatakan, mengenai hubungannya dengan Anggodo dan Juliana, adalah masalah substansi dan saksi, yang akan dijelaskan kepada Tim Pencari Fakta. Ritonga, disebut-sebut dalam dalam rekaman pembicaraan Anggodo dan Juliana, yang disadap KPK.


NUR HARYANTO





Info Grafis

  • Nasib Susno Di Ujung Tanduk

    Susno dikabarkan sempat melakukan pertemuan dengan Anggoro Widjojo di Singapura. Padahal saat itu nama Anggoro sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

  • Rekayasa Buaya Terhadap Cicak

    Berikut ini perjalanan kasus yang sering disebut-sebut sebagai perang antara Cicak (KPK) vs Buaya (polisi) ini.

  • Mereka yang Disebut Bakal Pimpin KPK

    Sejumlah nama sudah disebut-sebut sebagai calon penjabat sementara pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Berikut ini beberapa diantaranya:

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda [2] :

  • Belum aman

    mengundurkan diri belum tentu aman kawan, tetapi mempermudah pemeriksaan. HATI-HATI, hukum harus ditegakkan, siap2 diperiksa sekalian masuk bui

  • Ga tau malu ritonga

    ga gentle, ga mau mengakui pengunduran dirinya krn kesalahannya mau disuap bukan krn demi kepentingan institusinya...

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan