Peluru di Dada Polisi Berhasil Diangkat
TEMPO Interaktif, Garut - Proyektil peluru yang bersarang di dada Brigadir Satu Endang Wahyu berhasil diangkat tim medis. Timah panas itu memiliki diameter dan panjang sekitar satu sentimeter.
“Pada tadi malam peluru sudah berhasil diangkat pada bagian dada sebelah kanan,” ujar dokter Kepolisian Wilayah Priangan, Leni, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (9/2).
Menurut dia, korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Kondisi tubuhnya stabil, sedangkan darah yang berada di bagian thorax akibat terkena peluru telah dibersihkan.
Selain itu, tim medis berencana akan melakukan operasi di daerah abdomen karena dikhawatirkan terjadi infeksi di bagian dinding perut. “Saat ini masih persiapan, menunggu kondisi korban lebih stabil,” ujarnya.
Sebelumnya dilaporkan, Anggota Kepolisian Wilayah Kota Besar Bandung itu ditembak pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R, Senin (8/2) sekitar pukul 18.30 WIB.
Endang saat itu tengah pulang kampung menengok keluarganya di Kampung Nenggeng, Desa Mekawangi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Korban menderita lima luka tembak, di antaranya dua di bagian dada dan punggung serta satu luka di bagian pinggang sebelah kiri. Korban ditembak pelaku sebanyak tiga kali.
Kepala Polres Garut, Ajun Komisaris Besar Amur Chandra Juli Buana, menyatakan saat ini pelaku masih dalam pengejaran. “Kita sudah mengerahkan anggota sejak tadi malam,” ujarnya.
SIGIT ZULMUNIR

