close

Cina Perangi E-Mail Sampah

Kamis, 07 Juli 2005 | 19:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Setelah berbulan-bulan melakukan negosiasi, pemerintah Cina akhirnya bersedia bergabung dalam perang melawan e-mail sampah atau spam.

Dengan demikian, Cina akan bergabung dalam London Action Plan on Spam Enforcement Collaboration, yang diprakarsai pemerintah Inggris dan Amerika Serikat.

Bergabungnya Cina itu disambut baik Menteri Perdagangan Inggris Alun Michael. Pasalnya, pengguna Internet di Cina adalah nomor dua terbesar di dunia setelah Amerika Serikat.

"Tidak lama lagi pengguna Internet di Cina akan mencapai 100 juta. Bergabungnya Cina ke rencana aksi London akan menjamin keamanan pengguna Internet di Cina dan dunia," ujarnya.

Meskipun beberapa negara, seperti Amerika Serikat, telah menerapkan hukuman bagi pengirim e-mail sampah, banjir spam tetap menjadi masalah besar. SAPTO/NEWSFACTOR

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan