Ahli Korea Selatan Berhasil Kloning Anjing
Kamis, 04 Agustus 2005 | 17:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebanyak 15 peneliti di Laboratorium Theriogenology pada Seoul National University di Seoul, Korea Selatan, butuh waktu dua setengah tahun untuk mendapatkan Snuppy, anjing klon pertama dunia.
Kelahirannya, lebih dari 14 pekan lalu itu merupakan buah upaya ahli klon Korea Selatan yang dua tahun belakangan ini menjadi pusat pemberitaan karena keberhasilannya mengklon embrio manusia untuk riset sel induk, Dr. Woo Suk Hwang.
Snuppy, nama yang diberikan untuk anak anjing ras hound Afganistan itu merupakan kependekan dari Seoul National University Puppy. Ia dilahirkan induk titipan dari ras Labrador berbulu kuning emas dengan teknik Caesar setelah hamil selama 60 hari.
Snuppy memiliki kesamaan DNA (deoxyribonucleic acid) dengan induknya, seekor pejantang berumur tiga tahun yang juga dari ras hound Afganistan--anjing pemburu--yang menyumbangkan sel-sel somatis yang diambil dari telinganya.
Anak anjing berkelamin jantan yang berbulu hitam ini adalah satu-satunya embrio klon yang selamat dari 1.095 embrio yang ditanamakan pada 123 anjing induk titipan. Ada tiga janin yang berkembang. Tapi satu janin mengalami keguguran dan seekor anak anjing klon yang lain mati setelah 22 hari dilahirkan. Dody Hidayat/Nature/bbcnews/Sciencedaily/Guardian/Wikipedia
Topik :




Komentar Anda :