Gajah Tangkapan Pemerintah Riau Mati

Selasa, 18 April 2006 | 15:06 WIB

TEMPO Interaktif, Pekanbaru: Satu dari 10 ekor gajah yang ditangkap Dinas Kehutanan Riau mati mengenaskan Jumat akhir pekan lalu. Gajah jantan berusia sembilan tahun itu mati setelah tiga hari berada dalam kondisi kritis akibat tetanus.

Luka karena lilitan rantai pada kakinya dan panah tumpul yang tidak steril pada saat penangkapan diduga menjadi penyebab infeksi parah itu.

World Wildlife Fund Indonesia menemukan gajah malang itu bersama sembilan ekor lainnya dalam kondisi terluka, lemah, serta terikat tanpa makanan dan air di Balai Raja, Riau, pada 21 Maret. Namun, pertolongan medis yang diberikan lembaga lingkungan itu gagal menyelamatkannya.

"Gajah ini hanyalah satu dari sekian banyak gajah liar yang mati akibat kesalahan prosedur penangkapan selama bertahun-tahun," kata Wisnu Wardana, konsultan medis WWF, yang menangani gajah itu.

Tjandra | WWF

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :