Alat Baru Melacak Pencemar dari LIPI
Selasa, 02 Mei 2006 | 19:54 WIB
TEMPO Interaktif, Serpong: Para pencemar lingkungan kini tak bisa berkutik dengan alat baru yang dimiliki Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Alat spektrometer resonansi magnetik inti (Nuclear Magnetic Resonance) berkekuatan magnet 500 megahertz ini mampu mengidentifikasi struktur senyawa kimia sampai tingkat molekuler.
Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Umar Anggara Jenie menyatakan satu-satunya alat spektrometer di Indonesia ini mampu memeriksa senyawa kimia sampai ukuran mikrogram. Sementara itu, alat lama, yang berkekuatan 60 dan 90 megahertz, hanya mampu mengukur paling sampai 100 miligram.
"Kalau masalah pengotoran, ada material organik yang mengotori, biarpun kecil sekali, bisa kita lihat dengan mendetail," kata Umar saat memperkenalkan alat Fourier Transform-Nuclear Magnetic Resonance itu di Serpong pekan lalu.
Tjandra





