Evolusi Melaju di Khatulistiwa
Kamis, 04 Mei 2006 | 19:46 WIB
TEMPO Interaktif, Auckland: Tumbuhan dan binatang yang hidup di iklim tropis yang hangat berevolusi lebih cepat dibandingkan dengan organisme di zona beriklim sedang. Temuan baru ini menjelaskan mengapa hutan hujan memiliki keanekaragaman hayati yang begitu kaya ketimbang tempat lainnya di dunia.
Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences edisi 2 Mei. Sebuah sensus terhadap semua tumbuhan dan binatang di dunia akan mengungkap bahwa kekayaan spesies ini tidak berimbang.
Berjubel di wilayah tropis, yang dekat dengan khatulistiwa, dan makin sedikit mendekati kutub.
Penasaran dengan kecenderungan ini, Shane Wright dari University of Auckland, Selandia Baru, dan timnya meneliti tingkat evolusi molekuler 45 tumbuhan tropis dan membandingkannya dengan spesies serupa di garis lintang beriklim sedang.
Para peneliti memeriksa tingkat perubahan basa DNA dalam kode genetik tumbuhan itu. Seperti karakter dalam empat huruf alfabet, basa adalah molekul DNA yang tersusun untuk melafalkan instruksi untuk membentuk protein. Jika satu dari huruf ini--A (adenin), T (timin), G (guanin), atau C (sitosin)--diubah dengan yang lain, instruksinya juga berubah, yang mengakibatkan disfungsi atau justru menghasilkan protein yang benar-benar baru dan berguna.
Dalam riset ini, para peneliti menemukan bukti tumbuhan tropis memiliki lebih dari dua kali lipat tingkat substitusi basa dibandingkan dengan kerabat mereka di daerah beriklim sedang.
Tjandra | Livescience | Conservation




Komentar Anda :