IPB Diminta Kembangkan Tanaman Jarak

Selasa, 16 Mei 2006 | 18:48 WIB

TEMPO Interaktif, Bogor: Pemerintah meminta Institut Pertanian Bogor untuk mengkaji, meneliti, dan mensumberdaya manfaatkan tanaman jarak sebagai bahan energi alternatif. "Energi alternatif sangat dibutuhkan sebagai pengganti dari bahan bakar," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Erman Suparno, di Hotel Salak, Bogor, Jawa Barat, seusai penandatanganan nota kesepahaman pemerintah-IPB hari ini.

Ia menjelaskan, pemerintah mendukung program pengembangan tanaman jarak yang dilakukan IPB. Program itu akan dipadukan dengan program pemerintah yakni ketahanan pangan, ketahanan nasional, pemerataan ekonomi, dan penyerapan tenaga kerja. "Kami akan fokuskan pada pengembangan jarak di daerah transmigrasi."

Adapun pemanfaatan lahan akan difokuskan pada pulau terluar Indonesia yang masih ada sekitar 1,1 juta hektar. Daerah itu di antaranya Kalimantan Timur dan Barat, Rupat, pulau We, Moropake, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Soal pembagian lahan, Erman berpendapat, tergantung luas lahan di daerah.

Zaky Almubarok I

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :