Gunung Mayon Siap Memuntahkan Awan Panas

Senin, 07 Agustus 2006 | 16:20 WIB

TEMPO Interaktif, MANILA: Gunung berapi Mayon di Filipina akan meledak dalam hitungan hari. Pemerintah Manila mengumumkan ini setelah Lava, yang mulai muncul 14 Juli, sudah melewati garis lingkar 5,5 kilometer dari kawah.

Balai Vulkanologi dan Seismologi Filipina sudah memasang tanda bahaya tiga dari lima tingkat yang ada. Meski masih meledak, tapi petugas sudah memperingatkan penduduk. "Kami mengatakan (mereka) harus siap karena keadaan bisa berubah sewaktu-waktu," kata Renato Solidum, kepala Balai itu.

Yang paling dicemaskan Solidum adalah datangnya awan panas dari kawah. Saat ini petugas keamanan sudah memasang tanda larangan mendekati kawah dari jarak 6,5 kilomete. Tentara juga berjaga melarang warga mendekat.

Puluhan wisawatan, termasuk orang asing, memang tertarik melihat lava pijar. Mereka bahkan mendekat hanya berjarak beberapa meter dari lelehan lava itu.

Biasanya gunung Mayon meledak dengan memuntahkan awan panas. Ledakan paling ganas tejadi 1814 dengan menewaskan 1.200 orang serta mengubur satu kota dengan lahar. Ledakan terakhir, 1993, menewaskan 79 orang.

Filipina memiliki 22 gunung berapi aktif. Posisinya seperti pulau Sumatera, Jawa, atau Sulawesi yang berada di Cincin Api--jajaran gunung berapi yang melingkari Pasifik.

AP






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: