Hangat Lebih Disukai
Kamis, 10 Agustus 2006 | 20:00 WIB
TEMPO Interaktif, CAMBRIDGE: Ketika memutuskan bunga mana yang akan dihinggapinya, lebah mencari yang paling hangat. Sebuah penelitian mengungkapkan, lebah menggunakan warna bunga sebagai indikator suhu.
Semula para peneliti menduga jumlah nektar dan tepung sari bungalah yang menarik lebah datang. Namun karena harus mempertahankan temperatur tubuh dengan menyimpan energi, kehangatan bunga yang teridentifikasi dari warnanya, merupakan insentif tambahan. Temuan ini dilaporkan dalam jurnal Nature edisi 3 Agustus.
"Jika butuh kehangatan, Anda bisa memproduksi panas sendiri dengan mengeluarkan energi cadangan, atau Anda bisa meneguk minuman hangat dan menyimpan energinya," kata Lars Chittka dari University of Cambridge di Inggris.
Bunga bisa menghangatkan diri dengan memproduksi panas sendiri atau menyerap panas matahari. Panas ini menjadi kunci sukses penyerbukan, karena bunga yang lebih hangat penyerbukan makin bagus. "Bunga yang hangat menarik hewan penyerbuk seperti lebah," kata Chittka.
l livescience





