Apa Itu Gunung Lumpur
Jum'at, 11 Agustus 2006 | 13:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Umumnya, 86 persen dari gas yang dikeluarkan adalah metana serta sedikit karbon dioksida dan nitrogen. Material yang disemburkan terkadang berupa suspensi materi padat dalam cairan yang mengandung air dan hidrokarbon cair.
Gas hidrokarbon ini sering kali meletus, dan gunung lumpur memang kerap berasosiasi dengan lava gunung berapi. Hubungan tipikal lava dan lumpur ini adalah letaknya yang berdekatan.Keduanya juga sama-sama gunung, bila gunung lumpur mengeluarkan gas tahan api, maka gung api memancarkan lava metana.
Gunung lumpur ada kemungkinan merupakan hasil struktur menonjol yang terdesak ke atas, terbentuk karena diapir lumpur yang menerobos permukaan bumi atau dasar laut. Gunung lumpur ini sering ditemukan bersamaan dengan deposit minyak bumi, zona subduksi tektonik, dan sabuk orogenic (proses pembentukan pegunungan).
Tak cuma di Indonesia, tapi fenomena alam ini juga bisa ditemukan di berbagai belahan dunia. Di Eropa, gunung lumpur ini ada di sebelah tenggara Ukraina dan Sisilia, juga di pesisir Laut Hitam dan Laut Kaspia. Masyarakat dari Azerbaijan, Iran, Pakistan, sampai Amerika Utara dan Amerika Selatan juga tak asing dengan lumpur ini. Provinsi Xinjiang, Cina, juga memiliki beberapa sumber lumpur gunung.
Wikipedia | gstt





