Padi Tahan Banjir

Jum'at, 11 Agustus 2006 | 14:34 WIB

TEMPO Interaktif, Manila:David Mackill dari IRRI menyatakan kalau para peneliti sudah berusaha mencari varietas padi yang tahan banjir selama setengah abad. Upaya itu penting karena beras dari padi menjadi makanan pokok untuk lebih dari tiga miliar penduduk di dunia. Sedang kebanyakan areal sawah berada di dataran rendah dan sering kebanjiran. Petani di Asia Tenggara, sebagai contoh, setiap tahunnya ditaksir mengalami kerugian senilai US$ 1 miliar (sekitar Rp 10 triliun).

Mackill menambahkan, memang ada beberapa varietas padi tradisional yang memiliki toleransi tinggi terhadap kondisi terendam. "Tapi upaya untuk mengkomersialkan toleransi itu lewat pembiakkan sebuah varietas selalu gagal," katanya.

Mackill dan rekan-rekannya mengumumkan temuan gen baru itu dalah Jurnal Nature terbaru.

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :