Berjalan di Atas Api

Jum'at, 25 Agustus 2006 | 01:56 WIB

TEMPO Interaktif, Johnstown:

Pemenang President's Award for Excellence in Teaching di universitasnya itu membuktikan berjalan di atas api bukan sesuatu yang mustahil. Jalur bara api biasanya terbuat dari kayu yang dibakar sampai menjadi bara api. Panasnya bisa mencapai temperatur tinggi sampai 537° Celsius.

Jawaban mengapa manusia selamat dari luka bakar karena panas yang dipindahkan dari bara ke telapak kaki amat kecil. "Meskipun sedang terbakar, kayu adalah konduktor yang buruk," kata Willey.

Konduksi atau penghantar panas adalah cara panas berpindah dari satu material ke berikutnya. Molekul bergetar dari material panas bertumbukan dengan molekul yang lebih tenang dari obyek lebih dingin dan memindahkan energi. Lemahnya daya hantar kayu menyebabkan panas terperangkap dalam bara, dan cuma memindahkan sedikit panas ke kaki. Belum lagi lapisan abu yang terbentuk di atas bara menyekat panasnya.

Itulah sebabnya para pejalan kaki di atas bara memilih berjalan di atas kayu, bukannya di atas besi baja. Dengan konduktivitas tinggi, logam akan melepuhkan kaki siapapun yang berani melintasinya.

livescience|tjandra






Komentar Anda

Kirim