Pluto Tereliminasi

Jum'at, 25 Agustus 2006 | 17:59 WIB

TEMPO Interaktif, Praha: Untuk pertama kalinya sejak Copernicus menyatakan bumi berevolusi mengitari matahari, abad ke-16 lalu, para astronom itu menciptakan definisi yang universal tentang planet. Sebuah obyek langit yang mengitari matahari akan pantas disebut planet apabila, pertama, memiliki bidang orbitnya yang ekslusif, bersih dari tetangga-tetangganya. Kedua, obyek itu harus memiliki massa yang cukup untuk gaya gravitasinya sehingga mampu mempertahankan kebulatan bentuknya.

Pluto dicoret karena dinilai berada diantara lautan obyek batu es sejenis dalam Sabuk Kuiper. Profil orbit juga membantunya tereliminasi karena dianggap berbeda, yakni memotong bidang orbit Neptunus, alias tidak berada dalam piringan yang sama dengan bidang orbit planet-planet lainnya.

“Pluto sudah mati. Keputusannya sudah final, resmi, hanya ada delapan planet dalam sistem tata surya kita,” kata Mike Brown, astronom dari Caltech University, Amerika Serikat.

ap,bbc,space

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :