Menuju Warisan Dunia

Jum'at, 01 September 2006 | 13:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Daerah karst di Gunung Sewu merupakan jenis karst yang berada pada kawasan tropis basah dan merupakan salah satu model karst berbentuk kerucut di dunia. Keunikannya ini membuat Gunung Sewu diberi status kawasan eko-karst.

Kawasan karst ini amat penting karena tak cuma bernilai ekonomis tapi juga bernilai untuk lingkungan. Selain mengandung bahan tambang berharga, seperti kapur, marmer, dan semen, karst memiliki sungai bawah tanah. "Di Gombong selatan terdapat reservoir air raksasa," kata Dedy.

Data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa mencatat, 25 persen penduduk dunia hidupnya bergantung pada sumber air karst. Penduduk di daerah Gunung Kidul dan beberapa tempat di Indonesia juga menjadikan air karst sebagai sumber utama pemenuhan kebutuhan mereka.

Bahkan Gua Bribin, Gunung Kidul, Yogyakarta, dijadikan proyek pemanfaatan air bawah tanah. Kawasan ini termasuk wilayah karst kelas satu yang tidak boleh ada aktivitas penambangan.

Namun, ketua tim peneliti karst LIPI, Yayuk R. Suhardjono, mengatakan segala bentuk pemanfaatan karst, baik penambangan maupun pemanfaatan air, yang semena-mena bisa menimbulkan polusi dan mengancam kehidupan gua. Laju perusakan lingkungan ini amat membahayakan biota karst yang belum terinventarisasi tuntas dan belum terungkap perannya.

LIPI berharap hasil eksplorasi ini dapat memperkuat usul gua karst Maros dan Gunung Sewu menjadi Warisan Dunia. Dalam workshop International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) di Mulu pada 2001, keduanya diusulkan menjadi kawasan Warisan Dunia yang harus dilindungi.

Karst Maros yang terbentang antara Pangkajene dan Maros memiliki lanskap terindah di dunia dengan karst tower dan koridor berkilometer panjangnya. Selain ornamennya yang indah, gua ini bernilai arkeologi tinggi dengan lukisan gua dan artefaknya.

Gua di Gunung Sewu juga tak kalah uniknya. Wilayah karst ini berupa puluhan ribu bukit gamping setinggi 20-50 meter, yang berbentuk kerucut dengan ujung membulat dan lancip. l TJANDRA | KARST






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: