Pelajar dari Mesir Juara Lomba Karya Ilmiah Remaja
Selasa, 12 September 2006 | 22:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sementara itu, di bidang ilmu pengetahuan alam, finalis asal SMAN I Sutojayan, Blitar, Jawa Timur, muncul sebagai pemenang. Hari Anggit Cahyo, Erok Saputra, dan Pendi Setyawan, yang mengajukan karya pengendalian hama belalang kayu (Valanga nigricornis Zehntneri), menyisihkan empat finalis lain.
Topik yang diajukan para finalis dalam lomba kali ini beragam, mulai penggunaan iles-iles (Amorphopallus sp.) sebagai bahan bakar bioetanol sampai pengaruh bufotenin dari ekstrak kulit kodok bangkong terhadap kontraksi otot polos di usus. Karya yang diajukan dua pelajar dari SMAN 2 Lamongan, Jawa Timur, ini berusaha meneliti pengaruh bufotenin untuk menyembuhkan diare.
Di bidang ilmu teknik, tiga pelajar SMP Al-Hikmah, Surabaya, Jawa Timur, yang mengusung pengendali listrik jarak jauh dengan pesawat telepon seluler terpilih sebagai pemenang. Menggunakan rangkaian elektronik buatan sendiri, mereka bisa mematikan dan menghidupkan lampu dan berbagai peralatan elektronik di rumah hanya menggunakan ponsel dari jarak jauh.
"Sudah dicoba, dari luar negeri juga bisa," kata Wira Dibya Ratno Pama. "Waktu itu dicoba dari Australia dengan menelepon, ternyata bisa juga mengontrol."
Sedangkan Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia 2006 bidang ilmu pengetahuan sosial dan kemanusiaan dimenangi Robitul Firdaus dari Universitas Islam Yogyakarta. Pemuda kelahiran Jember, 12 April 1986, itu mengajukan karya tulis mengenai studi kritis terhadap Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 3 Tahun 2004 tentang Terorisme.
Endah Silfiyanti dari Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang, menjadi juara di bidang ilmu pengetahuan alam. Karya tulis berjudul "Pengaruh Ekstrak Daun Pare (Momordica charantia) dalam Menghambat Pertumbuhan Larva Aedes sp." membawa perempuan dari Desa Kajar, Pati, Jawa Tengah, itu menyisihkan empat finalis lain.
Di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, karya berjudul "Peningkatan Pertumbuhan Benih Mangrove Rhizopora apiculata dengan Teknologi Plasma" menjadi juara. Karya Nasruddin, mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Diponegoro, ini dianggap dewan juri sebagai karya terbaik di bidang teknologi.
Tjandra Dewi
Komentar Anda
- pertanyaan
alat apa yang anda ciptakan? dan tolong beri tahu cara dan proses pembuatannya.
Pengirim : ahmad fauzi m di lamongan





