Tak Alergi Kucing Dibelai

Selasa, 26 September 2006 | 16:16 WIB

TEMPO Interaktif, California: Kucing terbilang favorit untuk dipelihara di rumah di berbagai belahan dunia. Tapi, hewan yang sama cukup tenar pula memicu reaksi alergi pada manusia: kalau tidak mata merah, bersin-bersin, atau asma.

Tapi itu dulu. Kini, perusahaan bioteknologi di Amerika, Allerca, berhasil mengembangbiakkan keturunan kucing pertama di dunia yang ramah untuk semua orang. Kucing-kucing itu tidak lagi memiliki protein pemicu reaksi alergi pada manusia -kecuali, tentu, dalam kasus istimewa.

Allerca menjual setiap ekor kucing itu US$ 3.950 (hampir Rp 40 juta). Harga itu terbukti tidak terlalu mahal kalau ditilik dari daftar antrian peminatnya yang sudah cukup panjang.

Allerca mulai melayani pesanan kucing hipoalergi itu sejak 2004. Perusahaan itu beternak kucing spesial itu tanpa modifikasi genetika. Mereka melakukannya dengan menguji sejumlah besar kucing dan mencari yang tidak memiliki glikoprotein Fel d1 -protein di kelenjar ludah, bulu dan kulit penebar reaksi alergi pada manusia.

Kucing terpilih lalu saling dikawinkan dan keturunannya dijual. “Ini murni perbedaan alami pada genetik kucing. Satu diantara 50 ribu ekor pasti ada kucing yang seperti itu,” kata Steve May, pemilik Allerca.

(bbc, medicalnewstoday)






Komentar Anda

Kirim