Orangutan Kickboxer Pulang Besok

Selasa, 21 November 2006 | 03:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:“Ya, benar mereka akan dikembalikan ke Pusat Reintroduksi Orangutan Nyaru Menteng di Kalimantan Tengah, besok,” kata Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Departemen Kehutanan, Adi Susmianto ketika dihungi di Bangkok, Thailand, kemarin.

Pemerintah dan sejumlah organisasi konservasi hewan ini sejak tiga tahun lalu memperjuangkan kepulangan mereka. Selama di Thailand, orangutan-orangutan itu dijadikan obyek pertunjukan tinju bebas kick boxing.

Jelang kepulangannnya, ke-48 orangutan itu sudah melalui uji DNA dan lulus tes yang membuktikan kesehatan mereka baik. Serah terima antara pemerintah Thailand dan Adi dilakukan hari ini. Mereka dijadwalkan sampai Jakarta besok pagi.

Pembina Yayasan Borneo Orangutan Survical (BOS), Willie Smits, dalam keterangan yang dikirimnya masih berharap pemerintah Thailand mau memulangkan lima ekor orangutan lainnya yang juga terbukti illegal. Menurut Smits, kelimanya masih dieksploitasi di Safari Malam Chiangmai. “Selain mereka, sebenarnya masih banyak sekali orangutan Indonesia lain di Thailand dan negara-negara lainnya yang harus dikembalikan,” kata Smits.

Direktur Eksekutif Yayasan BOS, Aldrianto Priadjati, bahkan menengarai kuat terjadinya penyelundupan bayi-bayi orangutan korban kebakaran hutan beberapa bulan terakhir ke luar Indonesia. Stafnya di lapangan yang bertugas memadamkan api dan menyelamatkan satwa di kawasan hutan gambut Mawas, Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah menemukan tidak sedikit orangutan dan satwa liar lainnya terkulai lemas karena asap.

”Musim kebakaran hutan membuat banyak orangutan liar keluar dari hutan dalam kondisi yang lemah,” katanya. ”Biasanya hal ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang memang sengaja menunggu momen ini untuk mendapatkan bayi orangutan.”

(wuragil)






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: