Membuat Bakteri bak Macan Ompong
Selasa, 02 Januari 2007 | 15:00 WIB
TEMPO Interaktif, MADISON:Selama lebih dari 50 tahun antibiotik, seperti penisilin, menjadi amunisi andalan dalam memerangi bakteri. Tapi setelah lima dekade berlalu, terbukti banyak bakteri yang sudah tidak takluk lagi. Para pakar kesehatan sampai harus memperingatkan, apabila bakteri-bakteri itu berkembang semakin kuat, beberapa penyakit mematikan bisa jadi tidak lagi dapat disembuhkan.
Bakteriolog Marcin Filutowicz menyatakan memiliki sebuah metode yang efisien untuk mengantisipasi ancaman tren itu. Ketimbang membunuhi secara membabi buta lewat konsumsi dosis antibiotik yang sangat tinggi, Filutowicz memilih teknik khusus melumpuhkan senjata andalan si bakteri biang kerok.
Filutowicz dan koleganya di Universitas Wisconsin, Madison, telah lebih dulu mempelajari kelemahan-kelemahan struktur bakteri. Menurut dia, beberapa organisme mikro, termasuk bakteri, menyimpan DNA mereka dalam dua cara. DNA yang penting untuk hidup disimpan di kromosom, sisanya di plasmids.
Gen-gen virulensi bakteri dan yang membuatnya mampu bertahan dari serangan antibiotik ternyata menunggang di tempat yang kedua itu. Menyerang langsung ke arah plasmids--dengan memindahkannya dari sel bakteri--berarti akan membuat bakteri laksana macan ompong. "Daya tarik dan kelebihan teknologi displacin (penyerang plasmids) adalah Anda tidak perlu membunuh bakterinya, cukup melucuti senjatanya," Filutowicz menjelaskan.
Dalam penelitiannya, Filutowicz didukung dengan koleksi jutaan fragmen DNA bakteri yang kebanyakan diekstrak dari bakteri yang berkembang di luar laboratorium.
livescience
Topik :




Komentar Anda :