close

Lapan-Tubsat Sudah di Antariksa

Rabu, 10 Januari 2007 | 15:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Satelit pertama buatan Indonesia, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional-Technical University of Berlin Satellite, sukses meluncur ke luar angkasa. Menumpang roket PSLV 7 milik India, satelit mikro berbobot 57 kilogram itu juga telah memisahkan diri menuju orbitnya tepat waktu.

Seperti telah dipersiapkan sebelumnya, roket India, PSLV 7 meluncur Pukul 10.53 Waktu Indonesia Barat. Selain satelit Lapan-Tubsat, roket juga mengangkut dua satelit besar milik India dan satu lagi satelit mikro dari Argentina.

Agus Nuryanto, Deputi Bidang Teknologi Dirgantara, Lapan, menerangkan, separasi satelit Indonesia dari roketnya terjadi 18 menit kemudian, yakni Pukul 11.15. Sejak itu keberadaan satelit belum bisa diketahui sebelum ketiga stasiun yang disiapkan di Norwegia, Jerman, dan Indonesia berhasil menangkapnya. “Mudah-mudahan bisa ditangkap,” kata Agus.

Lapan-Tubsat adalah jenis satelit pengamatan yang manuver kamera videonya dapat dikendalikan secara interaktif dari bumi. Satelit yang berukuran sedikit lebih besar dari kotak hard disk itu mengorbit setinggi 630 kilometer dari muka bumi, melintasi kutub (orbit polar).

(wuragil)

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan