Thinker Mini

Rabu, 10 Januari 2007 | 16:10 WIB

TEMPO Interaktif, DAEJEON:Menggunakan laser sebagai ganti pahat, ilmuwan Korea membuat miniatur patung The Thinker karya Rodin yang terkenal itu. Patung itu besarnya cuma dua kali ukuran sel darah merah atau seperduapuluh juta dari patung asli setinggi satu meter itu.

Patung itu sama persis dengan aslinya. Bahkan otot dan jari kakinya bisa dilihat dengan jelas, tentu dengan bantuan mikroskop.

Teknik baru ini dapat mengembangkan biosensor dan berbagai perangkat mikroskopik canggih lainnya. Untuk menciptakan miniatur ini, ilmuwan dari seluruh dunia telah bekerja selama lebih dari satu dekade. Eksperimen dengan laser ini akhirnya bisa menciptakan kreasi 3D yang rumit.

Kreasi tiga dimensi ini dimulai dengan resin yang akan mengeras ketika terkena cahaya pada frekuensi tertentu. Resin kemudian dibombardir dengan sinar laser yang tumpang-tindih sehingga peneliti bisa menambahkan detail pada patung yang berukuran lebih kecil daripada panjang gelombang cahaya warna itu.

Awalnya, bagian permukaan patung keras, tapi bagian dalamnya tetap lunak. Hal ini membuat patung rapuh terhadap tekanan permukaan, kekuatan yang sama yang menyebabkan air memercik menjadi tetesan air. Tekanan permukaan cairan ini bisa mengakibatkan patung rusak.

Patung ini bisa dibuat menjadi keras dengan menambahkan kekuatan sinar laser atau membiarkan laser lebih lama. Teknik ini membuat permukaan patung semakin dalam dan menghasilkan kulit yang lebih tebal tapi detailnya hilang.

Masalah ini akhirnya terpecahkan ketika Dong Yol-yang, insinyur mesin di Korea Advanced Institute of Science and Technology di Daejeon, Korea Selatan, dan timnya memanfaatkan sinar laser ganda yang difokuskan tepat di setiap titik permukaan patung dan di bawah titik itu. Hasilnya, kulit lebih tebal tanpa mengorbankan detail patung.

Pendekatan baru ini memungkinkan para peneliti memindai replika The Thinker, mahakarya Rodin. Patung yang dibuat pada 1880 itu kini memiliki "saudara kembar" 93 ribu kali lebih kecil daripada patung aslinya. Penemuan ini dilaporkan Yang dalam jurnal Applied Physics Letters.

Livescience

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :