Gua Hobbit Digali Lagi
Selasa, 30 Januari 2007 | 18:07 WIB
TEMPO Interaktif, WOLLONGONG:
Para arkeolog berharap bisa menemukan contoh lain dalam gua. Penemuan kerangka dengan tengkorak yang masih lengkap sangat penting agar bisa membuktikan validitas klasifikasi Hobbit sebagai spesies terpisah, yaitu Homo floresiensis.
"Tahun ini kami akan kembali ke Liang Bua, kembali ke gua tempat kami menemukan Hobbit," kata Richard Roberts, arkeolog dari University of Wollongong, Australia.
Para penemu Hobbit itu akan berupaya keras dan tidak mau mengubah pendapat bahwa Hobbit adalah spesies manusia, terpisah dari spesies lainnya dan berkembang menjadi manusia kerdil yang terisolasi di Pulau Flores. Kerangka Hobbit ditemukan oleh tim riset gabungan Indonesia-Australia di Liang Bua, gua batu kapur di pedalaman Flores pada 2003.
Pada saat itu, tim ilmuwan tersebut menemukan satu kerangka yang hampir lengkap dan dinamai LB1. Analisis menunjukkan LB1 adalah kerangka seorang perempuan dewasa yang hidup 18 ribu tahun lampau, tingginya cuma 1 meter, dan memiliki otak berukuran 400 sentimeter kubik, seukuran otak simpanse.
BBC





