Lemak di Air Mata
Selasa, 30 Januari 2007 | 18:09 WIB
TEMPO Interaktif, Ohio:
Penemuan yang dipublikasikan dalam jurnal Investigative Ophthalmology & Visual Science itu diharapkan bisa membantu pengobatan mata kering. Lebih dari 14 juta warga Amerika mengalami kondisi itu.
Peneliti dari Ohio State University itu menyatakan setiap butir air mata terdiri atas lapisan air yang diapit bagian luar yang berminyak--terbuat dari lipida dan jenis lemak lainnya--dan lapisan terdalam berupa lendir. Setiap kali kita mengedipkan mata, lapisan berminyak menyelimuti mata dan mengunci kelembapannya.
Mereka mengidentifikasi substansi yang menyusun lapisan berminyak dan dikejutkan oleh adanya lipida baru. Kelly Nichols, asisten profesor optometri di universitas itu, menyatakan lipida ini disebut amida asam lemak.
Mereka juga menemukan oleamida, yakni lipida yang sebelumnya hanya ditemukan pada otak dan sistem saraf pusat. Oleamida biasanya dikaitkan dengan pengaturan tidur dan komunikasi antarsel saraf. Ada kemungkinan lipida ini juga memungkinkan komunikasi antarsel pada bagian depan mata.
Jika terjadi kekurangan atau kelebihan oleamida atau komponen lemak lainnya, lapisan lipida akan kehilangan kemampuan kelembapan, sehingga mata menjadi kering. Kondisi ini bisa menyebabkan iritasi mata.
Nichols yakin penemuan baru ini dapat mempermudah tes pemindaian mata. "Dokter cukup mengambil contoh air mata, menekan tombol, dan bisa mencari bio-marker yang bisa menginformasikan apakah mata Anda kering dan menentukan jenis perawatan yang cocok," katanya.
livescience





