Jepang Bawa HARIMAU ke Indonesia
Selasa, 06 Februari 2007 | 17:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan koleganya di Jepang, JAMSTEC, melakukan kerjasama riset dinamika atmosfer lewat pemasangan beragam radar cuaca di wilayah Indonesia. Riset berjudul Hydrometeorological Array for Intraseasonal Variation Monsoon Automonitoring (HARIMAU) ini bertujuan memperbaiki teknik peramalan cuaca sehingga fenomena hujan yang mendatangkan banjir seperti sekarang ini bisa lebih baik diantisipasi.
Dalam lokakarya yang memperkenalkan HARIMAU siang tadi, Profesor Manabu Yamanaka dari JAMSTEC mengatakan, radar yang akan dipasang bisa memantau angin hingga radius 300 kilometer. Satu radar diantaranya yang akan dipasang di Serpong, misalnya, akan mampu memantau peta angin secara realtime sekaligus di atas kota-kota Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Tangerang.
Yamanaka menyatakan, pemasangan enam radar terdiri dari X dan C-band Doppler Radar serta Wind Profiler Radar di berbagai wilayah Indonesia itu tidak bisa bekerja sendiri. "Harus dikombinasikan dengan radar dan stasiun-stasiun cuaca milik BMG," katanya.
Selain memantau anomali cuaca seperti yang saat ini melanda Jakarta, informasi yang dihasilkan HARIMAU juga bisa digunakan untuk kepentingan lain seperti waktu tanam, transportasi, dan monitoring polusi udara.
(wuragil)





