Cumi-cumi Kolosal Masuk Oven

Kamis, 22 Maret 2007 | 19:29 WIB

TEMPO Interaktif, Wellington:Cumi-cumi Kolosal terbesar yang pernah tertangkap manusia akan segera masuk oven. Bukan, bukan untuk dimasak, tapi hanya untuk dilumerkan sehingga para peneliti bisa mempelajari jaringan tubuhnya dengan lebih baik.

“Oven seperti yang digunakan dalam industri kayu sepertinya muat,” kata Steve O'Shea dari Museum Nasional Selandia Baru, Te Papa Tongarewa. “Tapi ini adalah satu alternatif saja.”

Ya, para peneliti di museum itu kini sedang mencari cara untuk bisa meneliti si cumi-cumi. Pasalnya, begitu terjerat dalam jala nelayan di Laut Ross, Antartika, awal Februari lalu, cumi-cumi raksasa pemilik nama ilmiah Mesonychoteuthis hamiltoni ini beku dalam sebuah balok es besar.

Cumi-cumi kolosal pertama kali teridentifikasi pada 1925 setelah ditemukan dua tentakelnya dalam perut paus sperma. Dua ekor lalu sempat tertangkap mata berenang di Laut Ross. Kemudian satu lagi menunjukkan diri di perairan Georgia Selatan pada 2005 lalu.

(wuragil/ap/bbc)






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: